Bagaimana Membuat Target ya?
Oleh : Nisfiatul Fajriyah
“Gagal merencanakan berarti merencanakan kegagalan”, ada yang pernah mendengar kutipan itu? ๐ฌ๐ฌ๐ฌMenurut saya, kutipan tersebut adalah kutipan yang sangat tepat ditujukan untuk siapapun yang merencanakan sesuatu yang tidak matang, alias setengah-setengah. Masih mending iya kalau setengah, nah kalau seperempat atau kurang dari itu? Maka dari itu banyak sekali orang yang kadangkala ketika ulangan, mereka akan mencontek. Kenapa? Ya karena dia telah gagal merencanakan “lulus ujian”๐
. “Tapi kan mencontek sama dengan ikhtiar, berusaha”, eits, berusaha itu bagi saya termasuk kedalam usaha jika semuanya bernilai positif.
Dalam hal ini saya ingin mengangkat pengalaman diri saya sendiri sebagai contoh ya๐, supaya teman-teman lebih ngena kalau ada pengalaman yang sudah real. Saya pernah sampaikan materi ini kepada teman-teman yang pernah mengikuti “sarasehan mahasiswa berprestasi tahun 2014”๐ lalu, tapi mari kita ulas sekali lagi. Dalam membuat sebuah target, saya itu begini loh.. “SMART+O”.
S= Spesifik, Saya ingin melanjutkan S2 di Tiongkok tahun 2016. (Detil)๐คoh yayaya
M= Measurable/ terukur, Ketika saya menulis mimpi ini, pada saat itu tahun 2014 akhir. (Saya memperkirakan bahwa tahun 2016 saya telah lulus S1)✍✍✍
A= Achievable/ terjangkau. (Saya masih bisa menjangkaunya, karena masih ada waktu untuk mempersiapkan segala macam persyaratannya)๐๐๐
R= Realistic, Bukan lah suatu hal yang mustahil. Bukan seperti “Aku ingin menjadi seorang malaikat๐ฐ๐ฐ๐ฐ๐ฐ๐ฐ๐ฐ๐ฐ๐ฐ” oh noooo, itu tidak akan pernah terjadi, atau aku ingin kembali ke masa lalu di tahun 1990 untuk melihat Dilan dan Milea dalam kehidupan yang sebenarnya, Eiiitss, inget yaa bukan hal yang mustahil.๐ baiklahhhh
T= Time frame, waktu nya. Tahun 2014 ke tahun 2016 ada waktu 2 tahun. Ini cukup untuk tes HSK 5 dan HSKK Intermediate sebagai persyaratan S2 ke Tiongkok dengan jurusan Chinese Teaching.๐๐๐
+ plus๐
O= Obsesi๐๐๐, nah ini yang saya suka banget. Disetiap mimpi harus diberi yang namanya dalam bahasa Mandarin itu ๆๆ
ganqing (feel). Dalam membuat sebuah target atau mimpi, harus ada feel nya, kalau tidak ada feel nya, teman-teman ngga akan ada dorongan atau perasaan mendalam untuk mewujudkannya. Bayangkan saja, ketika sebuah target telah kita buat dengan obsesi kita, kita akan berdoa, berusaha dan selalu tegar meski badai๐ angin๐ฌ๐จ topan๐ช menghadang *eaaaa๐. Contoh ya, mimpi saya seperti itu, berarti saya di tahun 2016 harus uda keterima, kalau saya gaada obsesi untuk mewujudkannya, saya akan males-malesan buat ngerjain skripsi (padahal waktu itu saya ngerjain skripsi sambil kerja di sekolah swasta SD dan SMP)๐ช๐ช๐ช. Kalau saya tidak ada obsesi atau feeling itu, tiap pulang ngajar saya akan istirahat karena terlalu capek ngurusin anaknya orang,๐ช bikin prota promes๐ช, ulangan๐ช, mikir gaji dikit tapi ngeprint skripsi selalu habis banyak๐ช๐ฉ๐ฉ๐ฉ, masak tiap hari buat adek kandung yang satu kos an (sbg kakak yang cihuy yah harus mengayomi adik)๐๐ฉ๐ช, dan sebagainya๐ซ๐ซ๐ซ. Jadi saya mau ga mau๐ฅ, capek ga capek๐ฅ, badmood atau bahkan gaada mood๐ฅ, harus tetap ngerjain skripsi itu๐ฅ. Gimanapun harus lulus tepat waktu, itu loh obsesi yang positif.
Nah setelah semuanya dibuat dan dipikirkan matang-matang, coba teman-teman buat PETAnya. “Peta apa mbak?๐ค” Peta perjalanan temen-temen untuk menjebol itu yang namanya target. Saya beri peta saya yah..๐
*Bangun niat bulat: Ini tadi kita sudah belajar bagaimana membuat target SMART+O , akan menjadikannya menjadi niat yang bulat.๐
*Pencarian Informasi: Cari informasinya, kira-kira dari mana bisa mendapatkan beasiswa, eyang google rasanya ditanyai apapun sama cucu nya akan menjawab dalam 0,sekian detik๐. Atau tanya teman yang telah mempunyai pengalaman yang sama dengan yang kita inginkan (kakak kelas atau kalo yang gaada kenalan ya cari dulu sana di instagram pake hashtag apa gitu yang temen-temen inginkan, trus kepoin siapa aja yang kira-kira tau trus minta kenalan baik-baik, utarakan maksud ingin tahu kok bisa sih kakak itu seperti ini, gimana caranya, nah dapet kenalan kan... alhamdulillah, jangan modus aja tapi ya๐)
*Penentuan pilihan: Setelah menyeleksi yang paling sesuai dengan kamu, trus pilih apa yang kamu mau ambil. Misal, saya memilih untuk berkuliah di GXNU๐, nah cari tau persyaratannya apa saja dan segera lengkapi. Kalau yang butuh Toefl ya segera tes, kalo nilai kurang ya segera les, kalo gaada uang ya belajar sendiri, cari kakak kelas yang pinter, minta ajari. Yahh, seminggu sekali nraktir makan siang apa susahnya sih, ini nih obsesi yang positif๐๐๐
*Seleksi, “kalau tidak lolos gimana mbak๐?” ya daftar lagi, ga boleh putus asa. Gabisa beasiswa ini ya coba yang lain, ga lolos juga ya ga masalah tahun depan dicoba lagi sambil belajar apasih yang membuat kamu tidak lolos dan sebagainya.✍✍✍
*Akhirnya setelah menjalani itu semua, sampailah pada GOAL yaitu Study abroad.๐๐๐ซ๐ฌ๐ฅ๐ซ๐ฌ๐ฏ
Dalam menjalani setiap tahapan dalam peta tersebut, saya menyarankan dengan sangat, FOKUS 100% jika.... kamu tidak mampu multi tasking. Contoh, ketika akan ujian akhir semester deh ya, kalau kamu fokus 100%, di kelas selalu dengerin dosen menerangkan, di kelas ga pernah absen, semua PR dikerjakan, kisi-kisi ulangan dicatat semua, pokoknya 100% lah.. Kamu mengeluarkan energi 100% kamu dan yang akan kamu terima maksimal adalah 100%. Berbeda kalau kamu mengeluarkan tenaga 50% untuk mempersiapkan UAS, hasil yang akan kamu terima juga akan sama. Ingat tidak, energi yang kita keluarkan sama dengan energi yang kita terima, ๐๐๐
Teman-teman, hasil tidak akan pernah menghianati proses, inget ya๐. Dan yang terakhir adalah “Faktor X”, “itu kontes nyanyi-nyanyi ya mbak?” eeeehhh Faktor X yang ini berbeda, faktor X yang ini semua orang yang gabisa nyanyi atau yang bisa nyanyi pun bisa melakukannya. Kalau kamu tahu ada teman kamu yang dia biasa-biasa aja, ga fokus 100%, tapi dia pada akhirnya dapet A dan IP nya selalu bagus. Ingat, ada faktor X. Apa itu? Faktor yang selalu ada kata mungkin. Mungkin... do’a ibunya dikabulkan Tuhan๐. Mungkin... karena ia selalu bertanya dalam kelas meski nilai UAS nya tidak bagus tapi dosen menambah nilainya๐. Mungkin... karena ia suka bersedekah akhirnya ia mendapatkan rizki yang tidak terduga-duga๐. Mungkin... meski ia biasa saja tapi dia dekat dengan Tuhan, jadi Tuhan kasih apa yang ia harapkan๐. Mungkin... karena Tahajjudnya bersinar di saat sepertiga malam๐ฏ. Kalau ada orang yang mengatakan semua hasil adalah dari jerih payah kita sendiri, saya orang pertama yang nyengir !!!๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐ Hasil itu banyak disebabkan oleh faktor X juga, mungkin sebagian besar adalah jerih payah kita, namun di sisi lain.. Faktor X nya telah bekerja, doa ibu dan ayahnya didengar ๐Makanya jangan sombong, segeralah sadar wkwk๐๐๐
Berprestasi itu bagus, bermimpi itu luar biasa rasanya๐๐๐๐
, tapi kalau sudah tercapai atau bersinar, tidak boleh sombong ya... hehehe tetap berbagi dan menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain.๐ซ๐ซ๐ซ
Bagaimana membangun faktor-X ? Yuk saya ajarin, saya selalu setiap kali telpon ke ibu atau ayah saya, “yah..bu.. tolong doakan saya ya untuk ini... untuk itu...” nah mereka akan bilang “iya ibu doakan, iya ayah doakan..” saya kok yakin ya.. Tuhan tidak akan membiarkan air mata jernih orangtuamu yang jatuh ke tangannya seraya berdoa itu menjadi sia-sia. Karena mereka tulus๐. Selain itu, cobalah jadi orang yang murah senyum๐, bersikap hangat ke teman-temanmu๐, berbagi ke yang membutuhkan๐, jika tidak bisa berbagi menggunakan materi, berbagilah menggunakan ilmumu, saya yakin sekali bahwa itu semua ada reward nya๐.
Tentu saja ketika kita melakukan kebaikan jangan berharap rewardnya, saya beri tahu sistematika IKHLAS.. ๐๐๐
Hayo, tadi untuk membuat target jangan lupa SMART+O yang menjadikan niat yang bulat, kemudian dalam setiap tahapan di peta perjalananmu berikan kemampuan maksimal FOKUS 100% dan sertakan faktor-X mu. ๐๐๐
Nah pada artikel “Bagaimana Membuat Target ya?” saya ini sudah lengkap dari cara membuat sampai cara berfikir kita, dari lubuk hati yang terdalam saya berdoa semoga teman-teman tidak lelah untuk bermimpi, mengejar target-targetnya yang positif-positif dengan kekuatan positif pula dan semoga tercapai ya, aamiin ๐๐






Komentar
Posting Komentar