Langsung ke konten utama

1st Runner Up Miss Songkran 2017

1st Runner Up MISS SONGKRAN 2017

Oleh : Nisfiatul Fajriyah

Optimisme adalah pola pikir ceria yang memungkinkan sebuah poci teh menyanyi meskipun terisi air panas sampai ke mulutnya -Anonim-

Terkait perihal Miss Songkran 2017, saya mendapatkan banyak sekali pertanyaan dari teman-teman Indonesia, apa sih Miss Songkran itu? Bagaimana sih pemilihannya? Dari negara mana saja yang ikut berpartisipasi? Kok bisa? Dan masih banyak lagi sebagainya, maka dari itu saya ingin berbagi tentang pengalaman saya yang satu ini hehehe, saya berharap dapat menginspirasi kaula muda (wkwkwkwk kayak Dodit aja๐Ÿ˜‚), saya berharap dapat menginspirasi teman-teman dan menambah semangat teman-teman untuk selalu berprestasi ya ๐Ÿ˜‰๐Ÿ˜‰๐Ÿ˜‰
Jadi, Pemilihan Miss Songkran di GXNU pada tahun 2017 ini diselenggarakan tepat pada tanggal 17 April 2017. Acara ini diselenggarakan pada perayaan ๆณผๆฐด่Š‚poshuijie (water-sprinkling festival) ๐Ÿ’ฆ๐Ÿ’ฆ๐Ÿ’ฆ atau biasa yang disebut ๅฎ‹ๅนฒ่Š‚ songganjie (songkran) yang dipersembahkan oleh himpunan mahasiswa Thailand yang berkuliah di GXNU. Acara ini adalah acara terbesar bagi himpunan mahasiswa Thailand karena di negara Thailand, hari itu menjadi hari tahun baru masyarakat Thailand. Katanya, di negara Thailand, mereka mengadakan pemilihan atau kontes-kontes kecantikan seperti ini. Maka dari itulah kontes yang satu ini diberi nama ้€‰็พŽๅคง่ต›xuan mei dasai ๐Ÿ™‹๐Ÿ‘‘๐Ÿ‘›๐Ÿ‘ , atau dalam bahasa Inggris berarti beauty contest atau beauty pageant.
Nah, ini cerita saya.. Namanya aja uda beauty contest, yaa saya sadar diri lah๐Ÿ˜ wkwkwkwkwk saya sadar diri buat gak ikut๐Ÿ˜…, tidak memperdulikan poster gede-gede yang uda ditempel di mana-mana wkwk (alay). Kepikiran buat ikutan kontes kecantikan ini sedikit aja gaada kok sebenernya, ini semua berawal dari sebuah satu kata indah “paksaan”.
Kebetulan wakil ketua kelas di kelas saya adalah ketua dari himpunan mahasiswa Thailand GXNU, dan berbicara bahwa harus ada seseorang dari kelas kami yang mengikuti acara tersebut, dan blablablablablablabla akhirnya “ๅฅฝ็š„,่ฒ่ฒ,ไฝ ๆฅๅ‚ๅŠ ๅง!ไปฃ่กจๆˆ‘ไปฌ็š„็ญ。ok, feifei, ni lai canjia ba, daibiao women de ban” yang artinya, “Fifi, kamu aja yang ikut mewakili kelas kita ya”, dia nggak ngomong banyak tentang mekanisme dan sebagainya, beberapa hari kemudian saya diberi formulir pendaftarannya. Banyak missunderstanding bahwa ternyata ada seleksi, mereka hanya akan memilih 10 finalis saja untuk bertanding di final pada 17 April 2017 pada malam hari. ๐Ÿ˜“Mulai pesimis menyelimuti hehehe karena yang daftar cakep-cakep, dan mereka membuat acara penyeleksian seperti yang “Indonesian Idol” yang aku lihat di TV wkwkwk๐Ÿ˜…, cuman kami nggak nyanyi, tapi catwalk ditambah senyum-senyum manja ๐Ÿ’ƒ Kemudian kami dilihat nih dari atas kepala sampai ujung kaki, satu anak satu per satu masuk ke ruangan juri yang ada 4 juri di dalamnya. Kemudian mereka akan bertanya, mengapa kamu ingin mengikuti kontes ini, begitulah wkwk. 
Kebetulan teman saya yang si ketua “Thailand fellows” itu sebagai salah satu jurinya, dan dia bertanya dalam bahasa Mandarin yang artinya, Kenapa kamu ingin mengikuti kontes ini, ingin sekali rasanya hati ini berteriak “aww tolong keluarkan saya dari ruangan ini wkwk bukannya kamu yang nyuruh saya ikut, halooo wkwk” dan seperti mendapat cahaya ilahi, saya menjawab dengan sangat lancar tanpa adanya suatu kesulitan yang berarti, tapi entahlah bisa masuk 10 besar atau tidak, mengingat mereka juga melihat kecantikan dan tinggi badan yang notabene tinggi badan saya yaaa segitulah wkwk๐Ÿค. Dan keempat dari mereka tidak ada KKN, jadi meski kenal mereka akan seperti orang tidak kenal dan menilai dengan obyektif.๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘ saluuutt
Besoknya saya mendapat pemberitahuan 10 finalis yang lolos seleksi, dan ternyata saya masuk ke dalam 10 besar tersebut. Lalu, ketika saya bertemu dengan ketua “Thailand fellows” itu, saya utarakan unek-unek saya wkwk yang pokoknya, kamu ini yang nyuruh saya malah saya ditanyain kenapa kamu pengen ikut acara ini, saya bingung tau mau jawab apa hahaha, dan ketika itu ia berkata,  “hahaha jawaban kamu paling bagus diantara semuanya tauu, dan bahasa Mandarin kamu paling bagus dibanding orang China sendiri, jadi ya kamu masuk 10 besar, hahaha semangat ya jangan malu-maluin jurusan kita wkwkwkwk” Jawaban saya saat penyeleksian adalah “Saya mempunyai banyak teman-teman Thailand, saya juga tahu beberapa kata dalam bahasa Thailand karena saya suka belajar bahasa Thailand. Namun, saya rasa itu kurang cukup karena saya masih tidak paham bagaimana budaya orang Thailand. Melalui kegiatan beauty contest ini saya akan banyak belajar tentang pengetahuan negara Thailand, dengan banyak mengetahui pengetahuan tentang bahasa dan budaya Thailand, kesempatan ini dapat memupuk rasa cinta saya terhadap negara Thailand. ๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘Jawaban ini mengantarkan saya pada babak final 10 besar yang kurang 15 hari lagi. uwoouwoooo๐Ÿ˜ต๐Ÿ˜ต๐Ÿ˜ต

(foto ketika gladi bersih)
Semakin dekat kontesnya, semakin kami bingung untuk mempersiapkan penampilan apa yang akan kita bawakan pada saat unjuk kebolehan. Kami telah menjalani sesi pemotretan dan pengambilan video, tinggal menunggu hari-H. Sambil menunggu, saya berinisiatif untuk menampilkan tarian tapi juga ingin memainkan biola. Setelah menimbang-nimbang dengan perkiraan waktu yang sedikit, akhirnya terfikirkan kostum, partner mengiringi biola, dan menarikan dua tarian yaitu Bali dan tarian Thailand yang diambil singkat-singkat saja untuk menunjukkan bahwa sebagai calon Miss Songkran, saya juga bisa menarikan tarian negara yang indah itu.
Pada tanggal 17 April pagi hari kami ada pawai dan dilanjutkan dengan siram-siraman air hehe. 


(persiapan pawai)
Lalu pada malam harinya adalah beauty contest nya. Ada sesi tanya jawab juga tenang pengetahuan Thailand, jadi selain kami dinilai dari sisi percaya diri dalam memperkenalkan diri, dinilai dari catwalk, dinilai dari penampilan fisik, penampilan budaya dan menjawab dengan tepat dari soal yang dilontarkan. Bahkan rasanya tidak ada waktu untuk bernafas wkkwk karena mereka sangat cepat, harus tepat waktu, dan prepare di belakang panggung terus, tidak ada waktu untuk melihat bagaimana penampilan dari salah satu finalis.๐Ÿ˜ฌ
  Cek yuk, seberapa pendek saya dibanding teman-teman finalis lainnya meskipun sudah memakai heels hahahaa Kata teman saya sih, saya kelihatan keren dan imut karena pakai hijab sendiri wkwkwk ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜…๐Ÿ˜…๐Ÿ˜…๐Ÿ˜ฌ๐Ÿ˜ฌ๐Ÿ˜ฌ






Saya aja pakai baju yang beda sendiri dari yang lainnya, karena pihak mereka juga bingung akan memberikan saya kostum apa karena kostum Thailand semuanya terbuka. Jadi saya tidak ada pilihan hehe yasudahlah, eh ternyata pas saya pakai cocok-cocok aja, lucu hehehe.
 (ketika saya memperkenalkan diri )
 (penampilan bakat)
 (ketika sesi catwalk)
(penampilan bakat)
Dan akhirnya ketikaa pengumumannya tiba, diumumkan dari juara tiga ke satu. Ketika diumumkan juara tiga mereka memanggil nama saya dan nomor urut saya, setelah saya maju kedepan, mereka bilang “maaf kesalahan kami, bukan Feifei dari Indonesia” aduh apa-apa an ini wkwk kan malu ekes ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚akhirnya saya kembali lagi ke belakang barisan, dan ternyata juara tiga diraih oleh negara China, dan ketika pengumuman juara dua, mereka menyebutnya “nomor urut 6, feifei dari Indonesia” dan saya tenang saja, selow ๐Ÿ˜Œ๐Ÿ˜…, saya tatap wajah panitia yang ada di bawah panggung, dengan hati yang bersih *eaaaaa saya bertanya “beneran saya?” mereka bilang iya benar ngangguk-ngangguk sambil tertawa ๐Ÿ˜…๐Ÿ˜…๐Ÿ˜… dan akhirnya saya maju wahahaha kocak abis๐Ÿ’ƒ๐Ÿ’ƒ๐Ÿ’ƒ, dan juara satu diraih oleh teman saya orang Swedia. Juara favorit diraih oleh finalis dari China, padahal juara favorit voting terbanyak awalnya saya, di akhir-akhir vote dia naik wkwk nasib daahhh, jadi saya di urutan nomer dua. Semuanya saya diurutan nomer dua, seneng banget jadi under-dog, xD tapi alhamdulillah ๐Ÿ™๐Ÿ˜‡saya sangat bersyukur sekali.
kandidat dari Indonesia memberikan perlawanan yang berarti, bukan? (apasih kayak pertandingan olahraga ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚)

Kemudian, penyerahan hadiah, bejibun..

1. Kartu gym VIP untuk setahun gratis nge-gym di mall nomor satu di guilin (tapi saya gapernah pake karena saya gabisa olahraga orangnya wkwk, sempet ngegym sekali pas di Guangzhou, abisnya saya pusing dan mual wkwk NDESO)
2. Kartu diskon sebesar 200yuan di restoran Thailand (ini serius enak banget masakannya disana, apalagi tomyam nya)
3. Kartu makan gratis seminggu di xiao chufang
4. Uang tunai sebesar 300yuan (Padahal di posternya ditulis juara dua dapat 200yyuan hehe rejeki anak sholihah)
5. Sertifikat (ofcourse)
6. Piala kaca kece
7. Karangan bunga
8. Selempang 1st Runner Up Miss Songkran 2017
9. Hadiah mie instan tomyam saya lupa ada berapa dan beberapa snack durian kering (enaaak banget), Selendang khas Thailand, Kaos untuk seluruh finalis.
10. Senyuman Orangtua (ini yang paling favorit, senyuman kebahagiaan orangtua itu gabisa dibeli pake nominal apapun ketika mereka melihat anaknya mendapat penghargaan)
    Esoknya, mulai muncul artikel (yang berisi banyak foto) yang ditulis oleh akun wechat organisasi tertentu, pokoknya saya ga paham itu pihak apa yang menulis artikelnya, yang saya tahu pokoknya banyak foto saya deh ๐Ÿ’ƒ wkwkwk sampe besoknya pas saya jalan mau ke kelas, asrama saya melewati gerbang utama kampus, ehh diajak ngobrol sama pak satpamnya, katanya besok besok main kesini gausa malu. Dan disepanjang jalan serasa ada yang ngelihatin (ke-GR-an) wkwkwk ๐Ÿ‘ฏ๐Ÿ‘ฏ๐Ÿ‘ฏ๐Ÿ‘ฏ✌

 (lambaian tangan ke temen2 HIMIGNU *actually it is a must for all finalist to dada-dada๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜)
(sebelah kanan saya adalah peraih juara satu dari Swedia, dan sebelah kanannya peraih juara tiga dari Tiongkok)


Jadi kalau bisa ditarik benang merahnya, awalnya saya sama sekali tidak kepikiran untuk ikut ajang kecantikan ini karena merasa tidak memenuhi kualifikasi (kacamata kecantikan dan tinggi badan), menurut saya itu adalah IMPOSSIBLE saja buat saya ikutan begituan. Tapi kalian tahu tidak, dari kata “IMPOSSIBLE” itu sendiri saja mengatakan bahwa “I’M POSSIBLE” , mashaa Allah ๐Ÿ˜Šterbuka ngga mata hatimu rek wkwk Gaada yang ga mungkin, gaada alasan aduh aku pake jilbab, aduh aku jelek, aduh aku bogang giginya, aduh aku item, aduh ini aduh itu mbuh rek kebanyakan aduh ya ga akan bisa berprestasi, pertama.. love yourself. Percaya bahwa kamu ini emang ga sempurna, tapi kamu ini cuman satu di dunia dan unik, jadi kamu layak untuk dilihat orang, diketahui orang bahwa kamu itu limited edition, ini loh maksud saya.. Sesuatu yang limited edition itu harganya mahal, kontes ini mengajari saya bahwa kecantikan yang HQQ๐Ÿ“ (baca=hakiki) bukanlah bawaan dari gen emak+bapak yang menjadikan fisik kita sekarang, tapi kemampuan/keahlian, pengetahuan, dan suatu pancaran yang keluar jika hatimu bersih. Saya tidak bilang kalau hati saya bersih, saya hanya bilang bahwa inilah yang saya pelajari dari kontes kecantikan Miss Songkran 2017.๐Ÿ˜Œ๐Ÿ˜Œ๐Ÿ˜Œ
Tentunya terima kasih kepada HIMIGNU, dan teman-teman yang telah mendukung dan membantu saya dalam proses sebelum dan saat acara ini berlangsung. Special thanks to Thailand fellows, HIMIGNU, Cenlin, Kang Gevenk, kak Rini, Lukluk, Jee, Fenfen.๐Ÿ’–
Kata Allyson Jones, “Andai aku dapat memohon agar hidupku sempurna, kemungkinan ini sangat menggiurkan, tapi aku akan merasa hampa, karena hidup tak lagi mengajariku apa pun..”  ๐Ÿ’ซ๐Ÿ’ซ๐Ÿ’ซ

Komentar

  1. Eciyeee, seneng deh bacanyaaa. Euforianya kerasa pas baca hehe, ikut seneng juga ternyata dengan berhijab tetep ngga menghalangi untuk menjadi sesuatu ya๐Ÿ˜‚, bahkan kayaknya mereka ngga pandang aneeh. Uu, makasi yaa kaak sudah berbagii. Terus menginspirasiii

    BalasHapus

Posting Komentar